Pengering gabah sirkulasi tradisional
Seri tradisional ini dibangun untuk pelanggan yang menginginkan solusi sirkulasi suhu rendah yang stabil, mudah dipahami, mudah dioperasikan, dan cocok untuk berbagai tingkat kapasitas.
Dapatkan informasi teknis rinciGambaran seri
Seri pengering gabah sirkulasi tradisional dari Tongtai Group dengan model 15 ton, 20 ton, 32 ton, dan sistem 192 ton untuk petani, koperasi, dan proyek skala lebih besar.

Keunggulan inti seri ini
Logika sirkulasi tradisional
Cocok untuk pengguna yang sudah terbiasa dengan pola pengeringan batch sirkulasi.
Berbagai tingkat kapasitas
Dari model kecil untuk petani hingga sistem satu penggerak untuk enam unit untuk proyek yang lebih besar.
Dapat memakai banyak jenis bahan bakar
Memudahkan pencocokan sumber panas sesuai kondisi daerah.
Cocok untuk gabah dan berbagai jenis biji
Dapat digunakan untuk gabah, beras, gandum, jagung, dan bahan granular serupa.
Model inti dalam seri ini
Nama model dipertahankan apa adanya dan setiap kartu mengarah ke halaman detail yang sesuai.

Pengering gabah tradisional 15 ton
Cocok untuk petani, titik pembelian lokal, dan proyek pengeringan skala kecil.
Model: 5HHL-15
Kapasitas per siklus: 15 ton
Waktu pengisian: 63 menit
Daya total: 6.5 kW
Lihat detail teknis
Pengering gabah tradisional 20 ton
Langkah menengah antara mesin kecil dan proyek sirkulasi dengan kapasitas lebih tinggi.
Model: 5HHL-20
Kapasitas per siklus: 20 ton
Waktu pengisian: 63 menit
Daya total: 10 kW
Lihat detail teknis
Pengering gabah tradisional 32 ton
Model kuat dalam seri tradisional untuk proyek gabah dan beras.
Model: 5HHL-32
Kapasitas per siklus: 32 ton
Suhu udara panas: 45–55°C
Daya total: 32.45 kW
Lihat detail teknis
Sistem pengeringan gabah 192 ton
Solusi sistem satu penggerak untuk enam unit untuk proyek pengeringan batch yang lebih besar.
Posisi: Sistem
Kapasitas nominal: 192 ton
Logika: Satu penggerak untuk enam unit
Lihat detail teknisButuh pengering gabah sirkulasi tradisional untuk proyek Anda?
Hubungi Tongtai Group untuk mencocokkan model yang sesuai berdasarkan jenis bahan, kapasitas, dan kondisi operasi nyata.